Proyek Rekonstruksi Mada Jaya, Dikerjakan Asal Jadi Dan Aspal Kualitas Rendah

Proyek Rekonstruksi Mada Jaya, Dikerjakan Asal Jadi Dan Aspal Kualitas Rendah
Rekonstruksi Jalan Tahun Anggaran 2021 di Ruas Jalan Penengahan, Mada Jaya

PESAWARAN - Proyek rekonstruksi jalan Melalui sumber dana APBD Pemerintah Daerah Kabupaten  Pesawaran melalui pengadaan melalui sistem lelang, dimana proyek melakukan pembangunan jalan untuk di hotmix yang masih dipertanyakan warga tentang badan jalan, hingga peng-aspalan hingga panjangnya bangunan jalan tersebut, Kamis (22/07/2021).

Rekonstruksi Jalan Tahun Anggaran 2021 di Ruas Jalan Penengahan, Mada Jaya hingga Gunung Sari yang menggunakan dana sebesar Rp. 3.545.569.000, - yang dimenangkan oleh PT. Sinar Sembilan Jaya dengan Konsultan CV. Alam Lembayung itu, disyukuri oleh warga lintas jalan tersebut.

Namun hal itu rupanya masih menjadi pertanyaan bagi masyarakat sekitar yang peduli dengan lingkungannya, dilihat dari fisik jalan jauh dari sempurna.

Karena paling tidak, memperindah salah satu jalan Pemda Pesawaran dan maksimalnya mempermudah akses jalan masyarakat untuk menjalankan perputaran roda ekonomi, apalagi dulu sempat dijuluki Jalan Seribu Lubang. 

"Saya inikan masih penasaran, jalan ini mau diapakan ? Karena dipinggiran jalan itu lebih dalam dari aspalnya, kalau ada dua mobil berpapasan, turun dan naiknya mobil itu keaspal akan otomatis merusak pinggiran jalan itu, " ungkap salah satu warga.

"Belum lagi dengan pembangunan jalan itu, apakah memang terputus-putus seperti itu, tidak sepanjang jalan Gunung Sari Penengahan ??, " tanyanya kepihak terkait.

Sama halnya dengan Khobir, warga Mada Jaya "Saya harap sih dari Dinas terkait melaksanakan pembangunan jalan ini dengan sebaik-baiknya hingga maksimal hasilnya dan memuaskan masyarakat sebagai penggunanya, " harapnya yang tegas.

Dilain sisi, ada warga lain yang berharap untuk ikut dibangun segera gorong-gorong yang berlubang dampak yang diperparah karena pengalihan jalan saat pengaspalan, walaupun sebelumnya sudah bergelombang. "Karena belum lama ini ada satu keluarga mengalami kecelakaan akibat dari jalan yang berlubang itu, " tuturnya.

Kalau melihat aturan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018, tentang pengadaan barang/jasa pemerintah pasal 17 ayat(2a) yang menyatakan bahwa penyedia bertanggung jawab pada antara lain pelaksanaan kontrak, kualitas barang, dan ketepatan perhitungan jumlah dan volume, oleh sebab itu dinas PU bina marga khusus nya harus cermat menerima perhitungan volume pekerjaan yang dihasilkan.(Agung)

Pesawaran Lampung
Agung Sugenta Inyuta

Agung Sugenta Inyuta

Previous Article

Komisi informasi dan Pers Seiring Sejalan

Next Article

Hoaks Corona Di Medsos Sulitkan Upaya Bersama...

Related Posts

Jurnalis

Profle

Agung Sugenta Inyuta verified

Follow Us

Recommended Posts

Pimpinan Pusat LP2KP Teruskan Laporan Gedung C Pesawaran ke Kejakasaan Agung
Gubernur Lampung Minta Tetap Waspadai  Varian Omicron  di Tahun 2022
Gedung Kantor Sekda Pesawaran Dilaporkan LP2KP Ke Kejaksaan Negeri  Pesawaran
Polres Pesawaran Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak
Bendungan Way Sekampung Resmi Selesai Presiden Berharap Bermanfaat Buat Masyarakat